Minggu, 30 September 2012

Kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang
terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah
tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan
perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh
teknologi terbaru Uni Sovyet.
1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik
Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang
muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi
masih dibawah kendali Belanda.


Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut
kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat "Trikora" di
Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.


Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan
bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di
dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer
Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.


Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal
perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov,
dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan
bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60
perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada
bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia
sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).





Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling
mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih
saat itu. Armada ini terdiri dari :



1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.
2. 30 pesawat MiG-15
3. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.
4. 10 pesawat supersonic MiG-19.





Pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di
dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2.
Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu,
pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda
masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti
P-51 Mustang.



Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang
Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike
Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang
dikenal dengan nama TOP GUN.






Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16
Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari
hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika,
Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi,
Surabaya.


Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis
seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik
canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya
ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.


Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal
tempur kelas Corvette, 9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 41
helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut
berat Antonov An-12B. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur.
Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi
legendaris sampai saat ini, AK-47.


Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan
udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah
pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua,
dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari
Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.

Tokoh Tokoh Wayang

Gatotkaca

Gatotkaca (bahasa Sanskerta: Ghattotkacha) adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata yang dikenal sebagai putra Bimasena atau Wrekodara dari keluarga Pandawa. Ibunya yang bernama Hidimbi (Harimbi) berasal dari bangsa rakshasa, sehingga ia pun dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa. Dalam perang besar di Kurukshetra ia banyak menewaskan sekutu Korawa sebelum akhirnya gugur di tangan Karna. Di Indonesia, [...]
Untuk mentranslate bahasa

Bima

Bima (Sanskerta: Bhima) atau Bimasena (Sanskerta: Bhimaséna) adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia dianggap sebagai seorang tokoh heroik. Ia adalah putra Dewi Kunti dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, walaupun sebenarnya hatinya lembut. Ia merupakan keluarga Pandawa di urutan yang kedua, dari lima bersaudara. Saudara [...]
Untuk mentranslate bahasa

Yudistira

Yudistira alias Dharmawangsa, adalah salah satu tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan seorang raja yang memerintah kerajaan Kuru, dengan pusat pemerintahan di Hastinapura. Ia merupakan yang tertua di antara lima Pandawa, atau para putera Pandu. Dalam tradisi pewayangan, Yudistira diberi gelar “Prabu” dan memiliki julukan Puntadewa, sedangkan kerajaannya disebut dengan nama Kerajaan Amarta.
Untuk mentranslate bahasa

Drupadi dan Srikandi

Pandawa dan Punakawan segera ikut membantu mempersiapkan upacara pembakaran jenasah yang akan dilakukan untuk Raden Gandamana. Tampak Dewi Drupadi dan Dewi Srikandi serta Raden Drustajumena menangisi kepergian paman mereka. Dewi Drupadi tidak berani menatap ke Bratasena yang ternyata tinggi dan besar sekali itu. Demikian juga Srikandi selalu berpura-pura sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Dan tanpa disadari [...]
Untuk mentranslate bahasa

Bambang Ekalaya

Ketika masih remaja, Pandawa dan Korawa didik oleh seorang Brahmana yang sakti dan terkenal dengan ajian Danurwedanya yaitu Resi Drona. Seorang Brahmana mulia dan guru utama bagi putra raja Hastinapura. Resi Drona mengajarkan berbagai ilmu kepada para siswa sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Suatu ketika para siswa di ajar untuk memanah. Maka digantunglah sebuah apel [...]

Sabtu, 29 September 2012

Tokoh Perang Dunia Yang Membuat Rambo Terlihat Culun!!

5 Tokoh Perang Dunia II yang Membuat Rambo jadi Terlihat Culun!!



Oke, ini sebenernya bukan ide yang orisinil. Ide untuk ngebikin ini timbul setelah gw baca di situs cracked.com yang beropini mengenai 5 jagoan yang bikin Rambo terlihat seperti banci..
Tapi ga apa-apa lah...sekali-sekali gw menebar unsur plagiarisme di blog gw. Lagian juga ini gw adopsi doang kok. Yang gw ambil itu 5 tokoh dari Perang Dunia II doang, yang merupakan event histori favorit gw. Datanya juga cuman dikit yang gw embat dari situs itu. Ga masalah kaan? (hehehehe, nyari pembelaan).

Ga pake banyak cingcong, mari lihat 5 tokoh pilihan gw (nomer ga urut, karena gw bingung untuk nentuin yang paling MACHO! haha)


1. John Basilone : Tiga Hari tanpa Makan dan Tidur Menghadapi 3.000 Orang



John Basilone mendaftarkan diri sebagai U.S Marine Corps pada tahun 1940. Segera setelah itu, ia diterjunkan ke medan perang pasifik, melawan Jepang. Salah satu medan perang yang paling mengerikan bagi sekutu di sana adalah di Guadalcanal, Kep.Salomon. Basilone turut berperang dan mendapatkan nama harum di sana, pada tahun 1942

Tersebutlah, bahwa ia bersama kompinya diharuskan untuk menahan serangan Jepang di satu pos di medan Guadalcanal. (Catetan gw : satu kompi dalam kondisi lengkap dan 'sehat' biasanya diisi sekitar 100-150 an orang, dan dipimpin oleh perwira yang paling tidak berpangkat Letnan sampai Kapten. Basilone sendiri berpangkat Sersan, sehingga dia merupakan orang di rantai komando selanjutnya apabila sang pemimpin kompi terbunuh. Itulah yang kemudian terjadi.)

Seiring dengan terbunuhnya si komandan kompi, Basilone bertanggung jawab atas pos yang dihuninya. Ganasnya serbuan Jepang dan tidak datangnya pasukan bantuan, mengakibatkan Basilone hanya tinggal memiliki 15 orang untuk bertempur melawan 3.000 pasukan Jepang di hari pertama. Hingga hari ketiga, ia kehilangan 12 orang lainnya, dan hanya bertahan dengan 2 orang bawahannya. Dalam sejarah disebutkan bahwa selama 3 hari ia berperang tanpa makan, minum, tidur, maupun istirahat. Ia menggunakan semua senjatanya untuk berjuang mempertahankan posnya dari serbuan Jepang. Mulai dari machine gun hingga pistolnya. Pada akhir hari ketiga, ia berhasil menahan serbuan 3.000 orang itu (ga ada sumber yang jelas, pasukan Jepang itu mati semua atau ditarik mundur. Yang jelas dia menang melawan ribuan orang itu!!).

Kebayang kan, kalo Rambo emang ga ada apa-apanya dibanding Sersan gendeng ini?
Pada akhirnya Basilone ditarik kembali ke Amerika untuk mendapatkan perawatan dan medali. Bukan main-main, yang ia dapat adalah medali tertinggi yang bisa didapat oleh semua prajurit perang, yaitu Medal of Honor.

Orang yang sudah mendapat medali ini biasanya tidak diperbolehkan untuk kembali ke medan perang. Alasannya sih ga dipublikasi, tapi dugaan gw...pada saat itu emang perlu banyak banget orang yang selamat dari medan perang untuk kembali ke tanah air dan menceritakan apa yang terjadi semuanya. Ia berperan baik sebagai pewarta berita, maupun tokoh yang bisa dijadiin panutan dan sumber inspirasi. Banyak banget kasus kaya gitu di medan Perang Dunia II.
Oke, singkat kata, Sersan Basilone ini juga pada awalnya tidak diperbolehkan untuk pergi berangkat lagi ke medan perang. Tapi Basilone memaksa, dan akhirnya ia dimasukkan ke pasukan yang akan bertempur merebut pulau Iwo Jima (ini pulau yang sangat mengerikan dalam sejarah militer Amerika. Alesannya mudah, pulau ini bener-bener makan banyak banget korban jiwa akibat kesadisan dan kegigihan tentara Jepang).

Mendarat di Pulau Iwo Jima, kompi Basilone dihancurkan oleh serangan dan tembakan pasukan Jepang dari garis pantai. Namun ia membalas dendam. Seorang diri berhasil menghancurkan satu rumah persembunyian Jepang yang memiliki tembakan otomatis MG-42 (tembakan yang menyapu kompinya di garis pantai itu). Sayangnya, beberapa menit kemudian ia tewas terkena serangan senjata artileri Jepang. Namanya kini digunakan untuk sebuah kapal induk Amerika, dan nama-nama di ruas jalan Amerika pula.



2. Vassili Zaitsev : Penembak Jitu Rusia yang Menghabisi Nyawa 500 Musuh

Bagi yang pernah nonton film berjudul Enemy at the Gates, tentu akrab dengan nama ini. Ya, film yang dibintangi Jude Law tersebut memang berkisah tentang dirinya, walaupun sebagian besar adalah fiksi.
Zaitsev merupakan sniper atau penembak jitu Rusia yang lahir dan besar di pegunungan Ural. Sehari-harinya, Zaitsev kecil menghabiskan waktu dengan berburu Serigala menggunakan senapannya. Menjelang Perang Dunia II, ia mendaftarkan diri di angkatan laut Soviet, tapi kemudian dipindahkan ke resimen infanteri.
Pada tahun 1942, ia ikut dalam peperangan membebaskan Stalingrad. Di sinilah jasa Zaitsev banyak dikenang. Pada medio November hingga Desember 1942, ia membunuh hingga 225 tentara musuh, semuanya hanya bersenjatakan senapan Mosin-Nagant!!

Sasaran utama dari tembakan jitunya adalah para perwira Jerman, sehingga diharapkan ia dapat menyebabakan kekacauan di dalam rantai komando dan struktur kemiliteran Jerman. Pada akhirnya, ia berhasil mencapai hal itu. Selepas perang di Stalingrad, ia masih meneruskan aksinya. Ditengarai ia mampu menghabisi nyawa 500 orang pasukan Jerman lainnya. Vassili sendiri bukan tidak pernah menjadi sasaran penembak jitu musuh yang geram terhadap aksinya. Pencarian besar-besaran pasukan Jerman terhadap dirinya mulai dilakukan. Ia sendiri pernah nyaris terbunuh oleh penembak jitu Jerman.


Vassili Zaitsev dengan Senjata Andalannya

Di film Enemy at the Gates, difiksionalisasi bahwa ia berduel mati-matian dengan ahli penembak jitu Jerman yang bernama Mayor Erwin Konig. Mayor Konig ini digambarkan sebagai seorang penembak jitu tua yang berpengalaman, dan bahkan ditugasi untuk mengawasi sekolah sniper di Berlin. Mayor Konig sengaja dipanggil dari sekolah yang dikepalainya, untuk datang ke Rusia dan memburu Zaitsev. Cerita ini sempat simpang siur kebenarannya, kendati ada catatan yang menyebutkan bahwa Zaitsev pernah hampir ditembak juga oleh seseorang bernama Konig, kendati akhirnya ia bisa berbalik menang dengan bantuan temannya.

Tidak seperti Basilone, Zaitsev mengakhiri hidupnya dengan relatif tenang di Rusia, pada tahun 1991. Hingga kini senapannya masih tersimpan rapi di dalam museum militer di Moskow. Kemampuan Zaitsev dalam menembak jitu kerap dibandingkan dengan Simo Hayha, penembak jitu dari Finlandia. Kendati tidak pernah bertemu di medan perang yang sama, namun beberapa sejarawan mengklaim bahwa secara data statistik, Hayha masih lebih unggul daripada Zaitsev!! Kisah mengenai Simo Hayha juga ada di post ini..Jadi tenang aja, hehe.



3. Hans - Ulrich Rudel : Penghancur 2.000 Kendaraan Militer Sekutu

Bukan Jerman namanya kalau tidak punya pahlawan perang yang patut dibanggakan. Yang satu ini hadir dari Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe), bernama Hans-Ulrich Rudel. Ia adalah penerbang pesawat pembom Jerman yang legendaris, Stuka. Rudel bergabung bersama Luftwaffe pada tahun 1936, dan pada tahun 1941 ia mendapat misi tempur pertamanya, dengan pangkat Letnan. Atas jasanya hingga perang berakhir tahun 1945, ia mendapatkan satu-satunya medali Knight Cross dengan daun Oak emas. Apa prestasi yang membuat orang ini begitu diagungkan sehingga layak mendapatkan satu-satunya penghargaan yang tidak pernah diterima oleh tentara Jerman yang lain?


Hans-Ulrich Rudel

Well, percaya atau tidak, selama 4 tahun ia telah ikut dalam 2.530 misi penerbangan. Hasil yang diperolehnya adalah, ia mampu mengahancurkan : 800 kendaraan berupa Jip, Truk Angkut dan mobil militer lainnya, 519 Tank, Sebuah Kapal Penghancur, 2 Kapal penjelajah, Sebuah Kapal Induk Rusia, 70 Landasan, 4 Kereta Berpelindung Baja, Beberapa Jembatan, dan 9 Buah Pesawat yang ia tembak jatuh! Ditotal dengan kendaraan kecil lainnya, beberapa sumber mengklaim bahwa ia telah menghancurkan lebih dari 2.000 kendaraan militer sekutu.

Pada tanggal 13 Maret 1944, ia pernah mengalami pertempuran udara dengan pilot legendaris Rusia, yang tidak hanya sekali dianggap sebagai pahlawan besar negara tersebut. Pilot sepanjang masa Rusia (secara statistik) tersebut bernama Lev Shestakov. Dan tebak siapa yang akhirnya menang? Ya, Rudel menembak jatuh sang pahlawan Rusia hingga menyebabkan kekacauan dan kepanikan luar biasa di tengah pasukan angkatan udara Rusia.

Rudel pernah tertembak jatuh di awal tahun 1945, hingga menyebabkan kakinya harus diamputasi. Setelah operasi amputasi, ia masih sanggup menerbangkan pesawatnya hingga menghancurkan 26 Tank lagi.
Setelah Jerman kalah pada bulan Mei 1945, ia terbang ke Amerika untuk menyerahkan diri. Pada tahun 1948 ia dibebaskan dan tinggal di Argentina. Hans-Ulrich Rudel meninggal pada tanggal 18 Desember 1982 di Jerman.



4. Simo Hayha : Pembunuh Massal Penyebar Teror di Hutan Salju

Apabila di atas sudah dituliskan kisah heroik dari penembak jitu bernama Vassili Zaitsev di Rusia, Finlandia memiliki tandingan penembak jitu bernama Simo Hayha.

Rusia menginvasi Finlandia di pertengahan tahun 1939. Karena hampir keseluruhan perang mempertahankan Finlandia berlangsung di hutan, maka Hayha memilih untuk bersembunyi di atas pohon setinggi 6 kaki, di tengah salju sedingin 20-40 derajat di bawah Celcius. Di titik itulah ia dengan jitu menghabisi nyawa serdadu Tentara Merah. Pada awalnya puluhan, dan terus naik menjadi ratusan.
Pasukan Rusia menjulukinya "White Death" karena ia menggunakan baju pelindung warna putih untuk berkamuflase dengan salju. Beberapa kali Rusia mengirimkan pasukan perintis ke hutan tempat Hayha bersembunyi, namun semuanya berhasil disapu habis olehnya. Pasukan penembak jitu yang dikirm oleh Rusia (minus Vassili Zaitsev, karena waktu itu Zaitsev belum tergabung dalam satuan penembak jitu Rusia) dikirim juga, dan kembali berakhir dengan kematian semuanya di tangan Hayha.


Simo Hayha, The White Death

Selama 100 hari bersembunyi di hutan dengan berkamuflase di tengah suhu sangat dingin, Hayha terhitung berhasil mengeliminasi 542 prajurit Rusia dengan senapan laras panjangnya. Itu belum ditambah dengan jumlah yang ia tembak dengan senapan otomatisnya. yang ditaksir mencapai sekitar 150 orang!!

Komando militer Rusia yang sangat terganggu dengan aksinya, memutuskan untuk membombardir hutan tempat Hayha bersembunyi. Dengan bantuan artileri udara dan darat, hutan itu benar-benar habis dibombardir. Tapi memang beruntung dan luar biasa, Simo Hayha berhasil selamat dari bombardemen tersebut.

Akhirnya, tidak seorang Rusiapun berani masuk ke hutan tersebut, tanpa misi tertentu. Mereka takut akan cerita Simo Hayha dan White Death. Namun seiring berjalannya waktu dan banyaknya pasukan yang dikirim untuk membunuh Hayha, akhirnya ada juga sebuah peluru yang mengenainya. Naasnya, peluru ini bukan peluru biasa melainkan peluru berpeledak. Peluru itu mengenai rahangnya, merobek pipi sebelah kirinya, dan menghancurkan wajah kirinya.
Akhir untuk White Death? Ya untuk di Perang Dunia II, tapi tidak untuk hidupnya. Setelah menjalani perawatan, Hayha berhasil selamat beberapa tahun kemudian. Sayang ia tidak sempat menghadapi pertarungan dengan Vassili Zaitsev, sniper Rusia yang disebut-sebut tidak kalah jitu dalam menghabisi musuh. Hayha muncul di saat Zaitsev belum terdaftar di pasukan Infanteri, dan Heyha mengalami koma di saat Zaitsev tengah mencapai masa gemilangnya...


5. Lacchiman Gurung : Tangan Kiri Membantai 31 Orang Jepang



Lacchiman Gurung adalah orang Nepal yang tergabung di dalam pasukan Inggris dan Persemakmuran, dan dikirim ke medan perang Pasifik. Tidak banyak sejarah yang bisa didapat mengenai orang ini, baik mengenai karir kemiliteran maupun riwayat hidup yang mendetail.
Tapi, alesan gw bikin post ini adalah untuk menunjukkan sesuatu yang lebih heroik daripada Rambo, sesuatu yang lebih brutal daripada Rambo, dan seseorang yang terluka lebih banyak daripada Rambo. Jadi, tanpa banyak riwayat dan kesejarahan embel-embel yang lain, Gurung sesuai dengan kriteria penulisan gw.

Gurung diterjunkan di Myanmar, tempat ia dan kompinya berserta peletonnya (kelompok terkecil dalam kemiliteran, di bawah kompi) harus bertahan dari serangan Jepang. Saat jumlah orang di kompinya tinggal menyusut hingga jumlah belasan, sekitar 200 serdadu Jepang masih mengepungnya. Dua kali granat tangan dilemparkan kepadanya, namun dua kali pula granat itu ia lempar balik ke arah musuhnya. Kali ketiga granat datang, ia mengambilnya dan kembali hendak melempar balik. Namun sayangnya, granat terlanjur meledak di genggaman tangan kanannya, menyebabkan jari-jari tangannya hancur, dan lengan kanannya tidak bisa digunakan. Serpihan granat juga menyebabkan kakiknya terluka dan tidak bisa berlari, tubuh bagian kanannya luka parah, dan wajahnya juga. Bahkan penglihatannya yang kanan menjadi tidak bisa digunakan. 2 Kawan disampingnya juga terluka parah dan tidak bisa kembali bertempur.

Gurung tetap berusaha melanjutkan posisi bertahannya dengan hanya menggunakan lengan kirinya saja. Dengan kondisi tubuh sebelah kanan yang semuanya nyaris cacat dan lumpuh, ia mempertahankan diri dari serangan Jepang. Selama 4 Jam ia berhasil bertahan, hingga datang pasukan bantuan. Di sekitar lubang perlindungan Gurung, ditemukan 31 mayat serdadu Jepang yang terkena tembakan dari lengan kirinya.
Segera setelah itu, Gurung ditarik kembali untuk mendapat pengobatan. Dengan mata buta dan tangan kanan hilang, Gurung masih memaksa untuk ikut diturunkan di medan peran Pasifik. Atas jasa dan keberaniannya, tahun 1945 ia menerima medali Victory Cross. Ia selamat dari keseluruhan peperangan dengan luka yang sangat parah, dan pulang kembali ke Nepal pada tahun 1947.


*Setelah baca post ini, masih terpikir untuk memasukkan Rambo ke dalam daftar 5 besar gw? Hehehehehe....semoga tidak!

Ilmuwan Indonesia

Johny Setiawan (lahir 16 Agustus 1974; umur 38 tahun) adalah seorang peneliti di Institut Max Planck untuk Astronomi di Heidelberg, Jerman yang berasal dari Indonesia.
Pada Juni 2005, kelompok astronom Eropa dan Brasil di bawah pimpinannya berhasil menemukan sebuah planet luar surya yang diberi nama HD 11977 b.
Salah satu penemuan berikutnya adalah sebuah planet yang mengitari sebuah bintang yang sangat muda, bernama TW Hydrae . Penemuan ini dipublikasikan di Nature, vol. 451, 38 (2008). Planet tersebut masih dalam piringan cakram debu dan gas yang mengelilingi bintang induknya. Contoh penemuannya yang lain adalah HIP 13044 b, HD 47536 c, HD 110014 b, HD 110014 c, HD 11977 b, dan HD 70573 b.

Rabu, 26 September 2012

Cerita lucu

Cerita Lucu Berkunjung ke Rumah Pacar
Suatu hari ada seorang pemuda bertamu ke teman ceweknya, lalu di sana dia bertemu ibu temannya tersebut, kebetulan hari itu masih dalam suasana lebaran, jadi masih banyak kue yang disajikan. Kemudian percakapan antara pemuda dan sang ibu terjadi.
Ibu : "Sebentar nak saya ambilkan minum".
Pemuda : "Oh ya, terimakasih bu, maaf merepotkan".
Ibu : "Ah enggak kok, cuman air putih aja".
Pemuda : "Eh, ?!?!
Ibu : "Mari nak diminum airnya"
Sambil membuka tutup toples yang berisi kacang kulit.
Pemuda : "Terimakasih, oh ya bapak ada bu".
Ibu : "Bapak lagi keluar tuh, ada acara di luar. Ayo nak, sambil dimakan kacangnya, nanti kulitnya taruh ditutup toples ini ya".
Pemuda : "Biar nggak kotor meja ya bu, tapi tutup toplesnya kan kecil".
Ibu : "Justru itu, biar makan kacangnya sedikit aja, maklum tinggal sedikit".
Pemuda : "???!!!!, dasar pelit" (berkata dalam hati).

Cerita Lucu Telanjang

Seorang pasien mendatangi seorang psikiater karena merasa dirinya aneh.
Dokter : Selamat siang, Pak. Ada yang bisa saya bantu?"

Pasien : Selamat siang, Dok. Begini, sejak tahun lalu saya selalu berpikiran bahwa di balik jaket, sweater, baju, dan pakaian dalam, seorang wanita dalam keadaan telanjang."

Dokter : !?!?!?!?!?!


Cerita Lucu Foto Istri

Suatu malam, ada seorang pria berjalan ke bar. Di sana dia duduk dan meminta bartender agar membawakannya sebotol bir. Bartender meluluskan permintaannya dan pria itu menghabiskan birnya dengan cepat, kemudian melihat dompetnya, mengeluh, dan meminta bir lainnya.
Setiap kali dia menerima bir, pria itu meminumnya kembali, melihat dompetnya, mengeluh, dan memesan bir lainnya.

Bartender itu menjadi curiga dan berkata, "Hei, kamu. Mengapa setiap kali kamu menghabiskan bir lalu buru-buru membuka dompet, kamu takut uangmu tidak mencukupi?"

Pria itu menjawab, "Bukan itu masalahnya. Saya menaruh foto istri saya dalam dompet. Saya akan minum terus sampai dia berubah menjadi cantik. Kemudian saya baru pulang ke rumah."

Bartender : ?!@#$%^&**&^%$#@!


Cerita Lucu Anak Anjing

Joni kecil dan ayahnya sedang berjalan-jalan di taman, dan Joni melihat dua ekor anjing yang sedang kawin. Ia bertanya pada ayahnya, “Apa yang sedang mereka lakukan ?”
Ayah Joni berkata bahwa kedua anjing itu sedang membuat anak anjing.

Malam harinya, saat Joni datang ke kamar ayah dan ibunya, mereka sedang berhubungan seksual, ia bertanya, “Ayah, apa yang sedang ayah lakukan ?”

Ayahnya menjawab, “Kami sedang membuatkan seorang adik bayi untuk kamu.”

Lalu joni menjawab, “Kalau begitu turunkan mama, karena saya tidak ingin adik bayi, saya mau anak anjing saja !”


Cerita Lucu Pasien Pelit

Seorang pasien menjabat tangan dokternya sambil berkata, "Karena kita adalah sahabat maka saya tidak akan memaksa Anda untuk mengatakan berapa biaya pengobatan ini. Tapi jangan khawatir, Dokter sudah saya masukkan ke dalam daftar orang-orang yang akan menerima warisan saya."

"Anda sangat baik sekali," sahut si dokter.

Setelah berpikir sesaat, si Dokter menambahkan, "Boleh saya lihat resep yang tadi saya berikan?"

"Tentu saja, tapi untuk apa?" tanya si pasien.

"Saya akan membuat sedikit perubahan..." jawab si dokter


Cerita Lucu Suami Impoten

Ada pasangan suami istri yang sudah menikah selama 20 tahun dan setiap mereka mau bercinta, sang suami selalu mematikan lampunya. Lalu setelah 20 tahun berjalan, sang istri merasa hal ini adalah sesuatu yang bodoh. Ia berencana menghentikan kebiasaan buruknya itu.
Suatu malam ketika mereka tengah bercinta, sang istri menyalakan lampu.

Ia melihat kebawah dan melihat suaminya menggunakan dildo. Ia langsung saja menjerit marah. “Kamu impoten ya,” teriaknya padanya. “Bagaimana kamu bisa menipuku bertahun-tahun. Kamu harus menjelaskan!”

Sang suami melihat ke mata istrinya dan menjawab kalem,” Saya akan menjelaskan soal dildo itu… jika kamu bisa menjelaskan soal 3 anak kita.


Humor Lucu Adegan Kamar Mandi

Suatu hari ada seorang anak laki-laki dan perempuan yang masih balita sedang mandi bersama. Tiba-tiba anak perempuan itu melihat bagian bawah tubuh anak laki-laki tersebut.
"Boleh di pegang tidak ?"

"Tentu saja tidak – punyamu sudah kamu patahkan sih !"


Humor Lucu Mobil Murah

Seorang pria sedang membaca koran, saat sebuah iklan menarik perhatiannya: $500 Porsche! Baru! Pria itu berpikir bahwa sangat tidak biasa sebuah Porsche seharga $500, dan ia berpikir bahwa ini mungkin sebuah lelucon, tapi tak ada salahnya mencoba. Pergilah ia ke rumah wanita itu dan cukup yakin bahwa ia memang memiliki sebuah Porsche baru.
"Wow!" kata pria itu, "Bolehkan saya mengendarainya untuk test drive ?"

Di luar dugaan, pria itu menemukan bahwa mobil tersebut berjalan dengan baik, lalu membawanya kembali ke rumah wanita tersebut.

"Mengapa Anda menjual Porsche mewah ini hanya seharga US$500?"

"Suami saya baru saja pergi dengan sekretarisnya, dan ia berkata bahwa saya boleh memiliki rumah dan furniture-nya selama saya menjual Porsche ini dan mengirimkan uang hasil jual kepadanya."


Humor Lucu Pegawai Baru

Seorang manager di sebuah perusahaan melihat ada seorang pegawai baru. Lalu dia menyuruh pegawai baru itu untuk datang ke ruangannya.
"Siapa namamu?" adalah pertanyaan pertama yang diajukan manager pada pegawai baru itu.

"John," jawab si pegawai.

Manager tampak marah, "Dengar...aku nggak tahu tempatmu seperti apa dulu kamu bekerja, tapi aku tidak memanggil karyawanku dengan nama depan mereka. Itu melanggar etika dan akan menjatuhkan martabat. Aku hanya akan memanggil pegawaiku dengan nama keluarganya seperti ...

Smith, Jones, Baker... Mengerti, ya? Para karyawan di sini memanggilku Mr. Robertson. Nah, karena sekarang masalahnya sudah jelas, katakan siapa nama keluargamu?"

Pegawai itu dengan mengeluh menjawab, "Darling. Nama lengkap saya adalah John Darling."

"Oh, kalau begitu Saya setuju, saya panggil kamu John saja........"


Cerita Humor Adik Bayi

Selama beberapa minggu, seorang gadis kecil dengan gembira selalu bercerita tentang adik bayi yang akan hadir di rumahnya pada gurunya.
Suatu hari, mama gadis kecil itu menyuruh gadis kecil itu meletakkan telapak tangannya di atas perut mama agar dia dapat merasakan gerakan si bayi. Namun sejak saat itu, si gadis kecil tidak pernah lagi bercerita pada gurunya tentang adik bayinya.

Hal ini membuat guru itu bertanya, "Mengapa kamu tidak pernah lagi bercerita tentang adik bayi yang kamu harapkan hadir di rumahmu?" Dengan air mata berlinang, gadis kecil itu menjawab, "Kurasa mama telah memakan adik bayiku."


Cerita Lucu Suami Pemalas

Cerita ini berawal dari cekcok keluarga Ipeh dengan suaminya Si Gugun.
Ipeh :"Bang, tolong dibenerin dong itu lampu tidur kita mati nanti kalo kita lagi kerja dilihat orang nggak malu apa ?"

Gugun :"Emangnya gua PLN apa ? suruh mbenerin lampu !"

Tak lama kemudian si Ipeh muncul lagi sambil ngomong

"Bang, itu kran airnya kog macet tolong dibenerin dong Bang,!"

Sambil ngeloyor pergi ke gardu ronda si Gugun ngejawab "Emangnya gua PDAM suruh mbenerin kran !"

Esok harinya si Gugun baru pulang, dan belum genap melangkah masuk si Ipeh sudah menghadangnya kata ipeh " Bang, tadi malam ada pemuda ganteng lewat sini tak mintai tolong untuk mbenerin lampu dan kran air Bang, dan dia mau dengan syarat aku harus nemenin tidur atau mbikinin roti bang !"

Si Gugun :"Dan kamu bikinin roti pemuda itu "

Si Ipeh :"Emangnya aku Holland bakery !!!!"

si Gugun :"?????%$#@#^#*)^*&??"

Arti Dari Tawadhu'

Arti Dari Tawadhu'



Secara bahasa , Tawadhu’ berasal dari kata tawadha’ayatawadha’un yang berarti merendahkan diri atau meletakan dibawah. Secara istilah Tawadhu’ berarti menghargai orang lain, menganggap bahwa orang lebih baik, lebih benar dan lebih mulia. Penghargaan dan pengagungan yang proposional, bukan Taklid buta. Tawadhu’ juga diartikan dengan menerima kabenaran dari siapapun datangnya, atau siap menerima kebenaran tanpa melihat siapa yang berbicara. Jadi Tawadhu adalah “melebur dan merendahkan diri dihadapan Allah SWTdan dihadapan hamba-hamba-Nya.
Ibnu Qoyyim dalam kitab Madarijus Salikin berkata : “barang siapa yang angkuh untuk tunduk kepada kebenaran walaupun dating dari anak kecil ataupun orang yang marahainya atau yang dimusuhinya, maka kesombongan orang tersebut hanya lah kesombongan kepada Allah karena Allah adalah Al-Haq(benar); kalamnya benar, agamanya benar. Kebenaran datangnya dari Allah dan kepada-Nya lah akan kembali. Barang siapa menyombongkan diri untuk menerima kebenaran berarti ia menolak segala yang datatng dari Allah dan menyombongkan diri dihadapan-Nya.”

Sifat Tawadhu’ sangat erat hubungannya dengan sifat Ikhlas. Rangkuman keikhlasan seorang hamba ada pada ketawadhu’annya. Orang yang mampu bersikap Tawadhu’ berarti keikhlasan telah bersarang dihatinya. Bedanya, ketawadhu’an lebih bersifat horizontal. Tawadhu’ banyak berhubungan dengan manusia secara social. Sedangkan ikhlas lebih bersifat vertical, langsung kepada Allah, Tawadhu’ bukan berarti menghinakan diri. Tapi Tawadhu’ adalah bentuk penghambaan kepada Tuhan yang sesungguhnya.
Jika kita membaca Al-Qur’an, kitab-kitab hadist dansejarah, akan banyak ditemukan disana dalil-dalil tentang keutamaan Tawadhu’. Sekedar menyebut contoh misalnya, dalam surat Al-Furqon disebutkan tentang keutamaan dan ciri-ciri orang yang Tawadhu’. Yang artinya: “dan hamba-hamba Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan).” (QS.Al-furqon[25]:63).

Ayat ini menunjukan karakteristik orang-orang yang Bertawadhu’. Mereka selalu menyapa dan mengucapkan salam (doa keselamatan)kepada semua orang yang ditemuinya, tanpa melihat kelas social ataupun tingkat kecerdasannya, orang bodohpun tetap dia sapa dan doakan. Sungguh ini merupakan sifat profesionalitas yang sangat luar biasa. Bahkan secara lebih jauh Nabi Muhammad SAW juga mengatkan bahwa orang yang bersikap Tawadhu’ ia akan diangkat derajatnya. Sebuah derajat dan kehormatan yang sangat tinggi dihadapan Tuhannya. “dan tidaklah seseorang bertawadhu’ kepada Allah kecuali Allah akan mengangkat (derajat)nya.” (HR.Muslim).

Dalam hadist lain juga disebutkan : “barang siapa yang bersifat Tawadhu’ karena mencari ridho Allah, maka Allah akan meninggikan derajatnya. Ia menganggap dirinya tiada berharga, namun dalam pandangan orang lain ia sangat terhormat. Barang siapa yang menyombongkan diri maka Allah akan menghinakannya. Ia menganggap dirinya terhormat, padahal dalam pandangan orang lain ia sangat hina. Bahkan lebih hina dari pada anjing dan babi.” (HR-Al-Baihaqi). Tawadhu’ adalah ciri kemuliaan pribadi muslim.

Hadist:
Dari Nawwas bin Sam'an radhiallahuanhu, dari Rasulullah Shollallohu 'alaihi wa sallam beliau bersabda :
"Kebaikan adalah akhlak yang baik, dan dosa adalah apa yang menggangu jiwamu dan engkau tidak suka jika diketahui manusia" (Riwayat Muslim)

Minggu, 23 September 2012

Tip Dan Trik Berhitung Cepat

Bermain-main dengan persentase


Berapa 5% dari 250?.
Kadang-kadang kita terjebak dengan ketakutan dahulu untuk menghitung secara trawangan (tanpa kalkulator) pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Padahal, dengan sedikit memutar otak, jawaban didapat bahkan lebih cepat daripada kalkulator, karena kita harus mencari kalkulator dulu, memencet dan seterusnya. Tentu saja kecepatan perhitungan otak manusia tidak bisa dibandingkan dengan kecepatan elektris, dimana kecepatan ini berbanding 1/100. Tapi yang jelas, otak manusia lebih efektif, karena dapat langsung membuang kemungkinan yang “mustahil” dari sebuah persoalan.
Kembali kepada persoalan, Berapa 5% dari 250?
Baiklah, kalau 5% terlalu sulit, bagaimana kalau 10%?. 10% x 250 = 25
Karena 5% = 10%/2, maka :
5% x 250 = (10% x 250)/2 = 25/2 = 12.5
Contoh diatas adalah filosofi perhitungannya. Artinya sederhanakan dahulu persoalan ke dalam 2 atau lebih langkah yang lebih sederhana, dan selesaikan satu-persatu.
Dengan cara tersebut, kita akan mendapatkan rumusan yang cukup panjang:
2.5%
bilangan dibagi 10
hasil dibagi 4
(langkah ini bisa dibolak balik tergantung kemudahan kita dalam menghitung)
5%
bilangan dibagi 10
hasil dibagi 2
7.5%
bilangan dibagi 10
hasil dibagi 4
hasil dikali 3
10%
bilangan dibagi 10
12.5%
bilangan dibagi 4
hasil dibagi 2
bisa juga dengan cara
bilangan dibagi 2 sampai 3 kali
Berikut ini adalah daftar bilangan bulat yang bisa dimainkan. Didapat dari membagi 100 dengan bilangan tersebut
Nomor % Pecahanbulat strategi
1 2.5 40 1/40 bagi 10, bagi 4
2 4 25 1/25 bagi 5, bagi 5
3 5 20 1/20 bagi 10, bagi 2
4 7.5 - - bagi 10, bagi 4, kali 3
5 10 10 1/10 bagi 10
6 12.5 8 1/8 bagi 2, bagi 4
7 15 - - bagi 10, bagi 2, kali 3
8 20 5 1/5 bagi 5
9 25 4 1/4 bagi 2, bagi 2
10 30 - - bagi 10, kali 3
11 33.343 1/3 bagi 3
12 35 - - bagi 10, bagi 2, kali 7
13 45 - - bagi 10, bagi 2, kali 9
14 50 2 1/2 bagi 2
Siapa yang mau coba
untuk soal berikut ini, cobalah menyelesaikan tanpa menggunakan kalkulator
5% x 28
4% x 36
2% x 15
40% x 98
45% x 75
35% x 44

Cara Cepat Menghitung Pecahan Persen dan Diskon

Cara Cepat Menghitung Pecahan Persen dan Diskon



Posted by Mutiara 10:35, under


Tadinya saya merasa ragu. Bukankah menghitung persentase adalah sesuatu yang sederhana?
Saya harus mengakui bahwa Paman APIQ lebih banyak benar dalam menasehati saya. Akhirnya saya berkesempatan langsung menyaksikan kebenaran nasehat Paman APIQ.

“Wah…kalau begini caranya ya sangat mudah dong menghitung persen!?” kata Pak Yus kagum.
“Apa maksudnya Pak?” Meti malah balik tanya.
“Ini, buku punyamu ini, cara menghitung persennya sangat mudah!”
Meti melihat buku yang dimaksud itu. Buku tersebut adalah buku tulisan saya yang sudah saya tulis lebih dari lima tahun lampau. Saya heran sekaligus senang karena tulisan saya yang sudah bertahun-tahun itu ternyata bermanfaat.

Dalam buku tersebut saya membahas beberapa teknik berhitung cepat persentase.
Contoh:

Tentukan 25% dari
a. 8.000
b. 9.000
C. 24.000

Cara yang sering kita pelajari untuk menghitung persen adalah:
1. Mengubah 25% menjadi 25/100
2. Mengalikan 25/100 dengan yang kita inginkan.
a. 25% dari 8.000 =
25/100 x 8.000 =
200.000/100 =
2.000 (selesai)

Masalahnya dengan cara di atas adalah kita jadi berurusan dengan bilangan atau angka yang sangat besar. Kadang anak-anak memikirkan angka yang besar saja sudah merinding.
Tips yang saya berikan dalam buku saya itu adalah menganggap 25% = 1/4. Sedangkan perkalian dengan 1/4 sama artinya dengan membagi dengan 4.
a. Tentukan 25% dari 8.000 =
8.000 : 4 = 2.000 (Selesai).

b. 25% dari 9.000 =
9.000 : 4 = 2.250 (Selesai).

c. 25% dari 24.000 =
Ya…tentu Anda tahu,
6.000 (Selesai).

Bagaimana dengan menghitung 50%?
Dengan pemikiran yang sama, 50% = 1/2.
Perkalian dengan 1/2 sama artinya dengan pembagian dengan 2.

Bagaimana dengan perhitungan harga diskon?
Tentu itu akan menjadi sebuah ide yang menarik.
Silakan mencobanya…!
O ya…judul buku saya yang di atas adalah APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif.

Selamat bersenang-senang dengan matematika.
Bagaimana menurut Anda?

Sumber : Paman Apiq

SEJARAH PROKLAMASI INDONESIA

SEJARAH PROKLAMASI INDONESIA.


Sejarah, latar belakang serta tokoh-tokoh yang terlibat dalam proses kemerdekaan RI


Latar Belakang

Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau Dokuritsu Junbi Cosakai, berganti nama menjadi PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km disebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus. Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang. Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong. Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan. Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan.Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok

Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana--yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka --yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dinihari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apapun risikonya. Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. Maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs.Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu-buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang ke rumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia.

Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Mayor Nishimura dan Laksamana Muda Maeda

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militerJepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokyo bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokyo dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.

Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshiguna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshiyang setengah mabuk duduk dikursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti. Bung Hatta, Subardjo, B. M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih di dengungkan. Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor(Laut) Dr. Hermann Kandeler. Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan kekediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarangJl. Proklamasi no. 1).

Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi

Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis diruang makan di laksamana Tadashi Maeda jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti.

Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor. Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih ( Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional. Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S. Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45.

Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian. Setelah itu Soekarno dan M. Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan Wakil Presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.


Isi Teks Proklamasi


Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia. Soekarno/Hatta

Kemajuan kore dan sejarahnya

Tahukah Anda, Korea Selatan-negara dengan kekuatan ekonomi nomor 15 di dunia dan nomor 4 di Asia ini-usianya hanya berbeda dua hari dengan Indonesia?

Tanggal 15 Agustus 1945, tepat 66 tahun yang lalu, Korea memproklamirkan kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Sekadar kilas balik. Korea pada awalnya merupakan kerajaan yang merdeka dan bersatu di bawah kekuasaan Raja Sunjong. Namun semenjak tanggal 22 Agustus 1910 Jepang menduduki Korea berdasarkan sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Yi Wan-Yong. Oleh Raja Sunjong perjanjian ini diumumkan 7 hari kemudian atau tepat pada tanggal 29 Agustus 1901. Rakyat, tentu saja, tidak menyetujui perjanjian ini.


Perang Dunia II memberikan momentum yang baik bagi bangsa Korea untuk melawan Jepang. Mereka
membentuk pasukan militer khusus pada tahun 1940 dan mulai membina hubungan dengan China.


Jepang yang makin terjepit sebenarnya telah mencoba mencari dukungan dari tokoh dalam negeri Korea, agar bisa tetap berkuasa. Namun akhirnya, seperti yang terjadi juga di Indonesia, Jepang mengizinkan Korea untuk mempersiapkan kemerderkaan. Persiapan berjalan mulus hingga pada 15 Agustus 1945, Korea memperolah kemerdekaan.


Namun perayaan kemerdekaan tidak berlangsung lama. Dua kekuatan ideologi "raksasa" (Amerika Serikat dan Uni Soviet) masuk, dan campur tangan mereka membuat Korea terbagi dua, tepat pada garis lintang utara 38 derajat-yakni Korea Utara yang didukung Soviet dan Korea Selatan yang didukung AS.


Pemilu, secara resmi melahirkan "Korea Selatan" dengan presiden pertama Rhee Syngman pada tanggal 15 Agustus 1948 dan "Korea Utara" pada tanggal 25 Agustus 1948 dengan Kim Sung-Il sebagai perdana menteri. Masalah belum selesai. Perang Korea pada 1950-1953 menewaskan hampir 2,5 juta jiwa, sekaligus menghancurkan perekonomian dan stabilitas negara Korea yang baru berdiri. Saat itu, saking miskinnya, Korea Selatan sampai harus bergantung pada utang luar negeri hanya untuk sekadar bertahan, bukan untuk berkembang! Bangsa-bangsa lain pun akhirnya memadang sebelah mata pada bangsa Korea. Singkat kata, jika bicara mengenai sejarah pahit pada masa-masa pra dan pasca kemerdekaan, nasib Korea Selatan (Korsel) tidak jauh berbeda dengan Indonesia.




Keadaan rakyat Korea pada masa-masa awal kemerdekaan


Namun Korsel bisa bangkit menjadi negara yang disegani dunia. Mereka mampu mencetak prestasi yang sangat luar biasa, khususnya di bidang ekonomi dan teknologi, sekaligus menjungkirkan semua pandangan rendah terhadap bangsa mereka. Perhatikan fakta-fakta ini. Selama kurun waktu 1960-1990, Korsel merupakan termasuk salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Tahun 1988 (43 tahun kemerdekaan), Korsel sukses menjadi tuan rumah Olimpiade Dunia 1988. Akhirnya pada saat ini, Korsel adalah negara dengan kekuatan ekonomi ke-15 terbesar dunia dan keempat di Asia setelah Jepang, China, dan India.




Korea Selatan, saat ini menjadi negara maju yang disegani bangsa-bangsa di dunia


Menurut para ahli (politikus, ekonom, dan lainnya), "kasus Korsel" menunjukkan bahwa kunci sukses pembangunan ekonomi sebuah negara ada pada kemauan, karakter, dan kemampuan manusianya, terutama level pemimpinnya, dan pada pilihan pilihan strategi kebijakan.


Dan yang lebih penting, rakyat Korea sangat bangga dan cinta pada produk lokal. Secara bertahap dan mandiri, mereka memproduksi dan memakai barang-barang buatan mereka sendiri. Tentunya ini membuat perusahaan-perusahaan Korea menjadi jaya di dalam negeri dan akhirnya sukses di luar negeri. Contoh: Samsung Electronics, Hyundai Motor, dan LG Electronics.



Bagaimana dengan Indonesia, yang penduduknya ratusan juta orang, tinggal di wilayah yang lebih luas dan kaya sumber daya alam? Jika kita mau dan mampu membangun/mengembangkan Indonesia dengan memanfaatkan semua kelebihan itu, dengan mental yang lebih sehat dan positif, yakinlah bahwa bangsa Indonesia bisa berdiri sejajar dengan negara-negara maju lainnya, baik di Asia maupun dunia. Mari mulai dari diri kita sendiri. Salam sukses luar biasa!

Tahukah Anda, Korea Selatan-negara dengan kekuatan ekonomi nomor 15 di dunia dan nomor 4 di Asia ini-usianya hanya berbeda dua hari dengan Indonesia?

Tanggal 15 Agustus 1945, tepat 66 tahun yang lalu, Korea memproklamirkan kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Sekadar kilas balik. Korea pada awalnya merupakan kerajaan yang merdeka dan bersatu di bawah kekuasaan Raja Sunjong. Namun semenjak tanggal 22 Agustus 1910 Jepang menduduki Korea berdasarkan sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Yi Wan-Yong. Oleh Raja Sunjong perjanjian ini diumumkan 7 hari kemudian atau tepat pada tanggal 29 Agustus 1901. Rakyat, tentu saja, tidak menyetujui perjanjian ini.


Perang Dunia II memberikan momentum yang baik bagi bangsa Korea untuk melawan Jepang. Mereka
membentuk pasukan militer khusus pada tahun 1940 dan mulai membina hubungan dengan China.


Jepang yang makin terjepit sebenarnya telah mencoba mencari dukungan dari tokoh dalam negeri Korea, agar bisa tetap berkuasa. Namun akhirnya, seperti yang terjadi juga di Indonesia, Jepang mengizinkan Korea untuk mempersiapkan kemerderkaan. Persiapan berjalan mulus hingga pada 15 Agustus 1945, Korea memperolah kemerdekaan.


Namun perayaan kemerdekaan tidak berlangsung lama. Dua kekuatan ideologi "raksasa" (Amerika Serikat dan Uni Soviet) masuk, dan campur tangan mereka membuat Korea terbagi dua, tepat pada garis lintang utara 38 derajat-yakni Korea Utara yang didukung Soviet dan Korea Selatan yang didukung AS.


Pemilu, secara resmi melahirkan "Korea Selatan" dengan presiden pertama Rhee Syngman pada tanggal 15 Agustus 1948 dan "Korea Utara" pada tanggal 25 Agustus 1948 dengan Kim Sung-Il sebagai perdana menteri. Masalah belum selesai. Perang Korea pada 1950-1953 menewaskan hampir 2,5 juta jiwa, sekaligus menghancurkan perekonomian dan stabilitas negara Korea yang baru berdiri. Saat itu, saking miskinnya, Korea Selatan sampai harus bergantung pada utang luar negeri hanya untuk sekadar bertahan, bukan untuk berkembang! Bangsa-bangsa lain pun akhirnya memadang sebelah mata pada bangsa Korea. Singkat kata, jika bicara mengenai sejarah pahit pada masa-masa pra dan pasca kemerdekaan, nasib Korea Selatan (Korsel) tidak jauh berbeda dengan Indonesia.




Keadaan rakyat Korea pada masa-masa awal kemerdekaan


Namun Korsel bisa bangkit menjadi negara yang disegani dunia. Mereka mampu mencetak prestasi yang sangat luar biasa, khususnya di bidang ekonomi dan teknologi, sekaligus menjungkirkan semua pandangan rendah terhadap bangsa mereka. Perhatikan fakta-fakta ini. Selama kurun waktu 1960-1990, Korsel merupakan termasuk salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Tahun 1988 (43 tahun kemerdekaan), Korsel sukses menjadi tuan rumah Olimpiade Dunia 1988. Akhirnya pada saat ini, Korsel adalah negara dengan kekuatan ekonomi ke-15 terbesar dunia dan keempat di Asia setelah Jepang, China, dan India.




Korea Selatan, saat ini menjadi negara maju yang disegani bangsa-bangsa di dunia


Menurut para ahli (politikus, ekonom, dan lainnya), "kasus Korsel" menunjukkan bahwa kunci sukses pembangunan ekonomi sebuah negara ada pada kemauan, karakter, dan kemampuan manusianya, terutama level pemimpinnya, dan pada pilihan pilihan strategi kebijakan.


Dan yang lebih penting, rakyat Korea sangat bangga dan cinta pada produk lokal. Secara bertahap dan mandiri, mereka memproduksi dan memakai barang-barang buatan mereka sendiri. Tentunya ini membuat perusahaan-perusahaan Korea menjadi jaya di dalam negeri dan akhirnya sukses di luar negeri. Contoh: Samsung Electronics, Hyundai Motor, dan LG Electronics.



Bagaimana dengan Indonesia, yang penduduknya ratusan juta orang, tinggal di wilayah yang lebih luas dan kaya sumber daya alam? Jika kita mau dan mampu membangun/mengembangkan Indonesia dengan memanfaatkan semua kelebihan itu, dengan mental yang lebih sehat dan positif, yakinlah bahwa bangsa Indonesia bisa berdiri sejajar dengan negara-negara maju lainnya, baik di Asia maupun dunia. Mari mulai dari diri kita sendiri. Salam sukses luar biasa!

Sabtu, 22 September 2012

Era kolonial penjajahan Portugis

Era kolonial penjajahan Portugis

 Kolonisasi Portugis dan Spanyol

Afonso (kadang juga ditulis Alfonso) de Albuquerque. Karena tokoh inilah, yang membuat kawasan Nusantara waktu itu dikenal oleh orang Eropa dan dimulainya Kolonisasi berabad-abad oleh Portugis bersama bangsa Eropa lain, terutama Inggris dan Belanda.
Dari Sungai Tagus yang bermuara ke Samudra Atlantik itulah armada Portugis mengarungi Samudra Atlantik, yang mungkin memakan waktu sebulan hingga tiga bulan, melewati Tanjung Harapan Afrika, menuju Selat Malaka. Dari sini penjelajahan dilanjutkan ke Kepulauan Maluku untuk mencari rempah-rempah, komoditas yang setara emas kala itu.
”Pada abad 16 saat petualangan itu dimulai biasanya para pelaut negeri Katolik itu diberkati oleh pastor dan raja sebelum berlayar melalui Sungai Tagus,” kata Teresa. Biara St Jeronimus atau Biara Dos Jeronimos dalam bahasa Portugis itu didirikan oleh Raja Manuel pada tahun 1502 di tempat saat Vasco da Gama memulai petualangan ke timur.
Museum Maritim atau orang Portugis menyebut Museu de Marinha itu didirikan oleh Raja Luis pada 22 Juli 1863 untuk menghormati sejarah maritim Portugis.
Selain patung di taman, lukisan Afonso de Albuquerque juga menjadi koleksi museum itu. Di bawah lukisan itu tertulis, ”Gubernur India 1509-1515. Peletak dasar Kerajaan Portugis di India yang berbasis di Ormuz, Goa, dan Malaka. Pionir kebijakan kekuatan laut sebagai kekuatan sentral kerajaan”. Berbagai barang perdagangan Portugis juga dipamerkan di museum itu, bahkan gundukan lada atau merica.
Ada sejumlah motivasi mengapa Kerajaan Portugis memulai petualangan ke timur. Ahli sejarah dan arkeologi Islam Uka Tjandrasasmita dalam buku Indonesia-Portugal: Five Hundred Years of Historical Relationship (Cepesa, 2002), mengutip sejumlah ahli sejarah, menyebutkan tidak hanya ada satu motivasi Kerajaan Portugis datang ke Asia. Ekspansi itu mungkin dapat diringkas dalam tiga kata bahasa Portugis, yakni feitoria, fortaleza, dan igreja. Arti harfiahnya adalah emas, kejayaan, dan gereja atau perdagangan, dominasi militer, dan penyebaran agama Katolik.
Menurut Uka, Albuquerque, Gubernur Portugis Kedua dari Estado da India, Kerajaan Portugis di Asia, merupakan arsitek utama ekspansi Portugis ke Asia. Dari Goa, ia memimpin langsung ekspedisi ke Malaka dan tiba di sana awal Juli 1511 membawa 15 kapal besar dan kecil serta 600 tentara. Ia dan pasukannya mengalahkan Malaka 10 Agustus 1511. Sejak itu Portugis menguasai perdagangan rempah-rempah dari Asia ke Eropa. Setelah menguasai Malaka, ekspedisi Portugis yang dipimpin Antonio de Abreu mencapai Maluku, pusat rempah-rempah.

 Periode Kejayaan Portugis di Nusantara

Periode 1511-1526, selama 15 tahun, Nusantara menjadi pelabuhan maritim penting bagi Kerajaan Portugis, yang secara reguler menjadi rute maritim untuk menuju Pulau Sumatera, Jawa, Banda, dan Maluku.
Pada tahun 1511 Portugis mengalahkan Kerajaan Malaka.
Pada tahun 1512 Portugis menjalin komunikasi dengan Kerajaan Sunda untuk menandatangani perjanjian dagang, terutama lada. Perjanjian dagang tersebut kemudian diwujudkan pada tanggal 21 Agustus 1522 dalam bentuk dokumen kontrak yang dibuat rangkap dua, satu salinan untuk raja Sunda dan satu lagi untuk raja Portugal. Pada hari yang sama dibangun sebuah prasasti yang disebut Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal di suatu tempat yang saat ini menjadi sudut Jalan Cengkeh dan Jalan Kali Besar Timur I, Jakarta Barat. Dengan perjanjian ini maka Portugis dibolehkan membangun gudang atau benteng di Sunda Kelapa.
Pada tahun 1512 juga Afonso de Albuquerque mengirim Antonio Albreu dan Franscisco Serrao untuk memimpin armadanya mencari jalan ke tempat asal rempah-rempah di Maluku. Sepanjang perjalanan, mereka singgah di Madura, Bali, dan Lombok. Dengan menggunakan nakhoda-nakhoda Jawa, armada itu tiba di Kepulauan Banda, terus menuju Maluku Utara hingga tiba di Ternate.
Kehadiran Portugis di perairan dan kepulauan Indonesia itu telah meninggalkan jejak-jejak sejarah yang sampai hari ini masih dipertahankan oleh komunitas lokal di Nusantara, khususnya flores, Solor dan Maluku, di Jakarta Kampong Tugu yang terletak di bagian Utara Jakarta, antara Kali Cakung, pantai Cilincing dan tanah Marunda.
Bangsa Eropa pertama yang menemukan Maluku adalah Portugis, pada tahun 1512. Pada waktu itu 2 armada Portugis, masing-masing dibawah pimpinan Anthony d'Abreu dan Fransisco Serau, mendarat di Kepulauan Banda dan Kepulauan Penyu. Setelah mereka menjalin persahabatan dengan penduduk dan raja-raja setempat - seperti dengan Kerajaan Ternate di pulau Ternate, Portugis diberi izin untuk mendirikan benteng di Pikaoli, begitupula Negeri Hitu lama, dan Mamala di Pulau Ambon.Namun hubungan dagang rempah-rempah ini tidak berlangsung lama, karena Portugis menerapkan sistem monopoli sekaligus melakukan penyebaran agama Kristen. Salah seorang misionaris terkenal adalah Francis Xavier. Tiba di Ambon 14 Pebruari 1546, kemudian melanjutkan perjalanan ke Ternate, tiba pada tahun 1547, dan tanpa kenal lelah melakukan kunjungan ke pulau-pulau di Kepulauan Maluku untuk melakukan penyebaran agama. Persahabatan Portugis dan Ternate berakhir pada tahun 1570. Peperangan dengan Sultan Babullah selama 5 tahun (1570-1575), membuat Portugis harus angkat kaki dari Ternate dan terusir ke Tidore dan Ambon.
Perlawanan rakyat Maluku terhadap Portugis, dimanfaatkan Belanda untuk menjejakkan kakinya di Maluku. Pada tahun 1605, Belanda berhasil memaksa Portugis untuk menyerahkan pertahanannya di Ambon kepada Steven van der Hagen dan di Tidore kepada Cornelisz Sebastiansz. Demikian pula benteng Inggris di Kambelo, Pulau Seram, dihancurkan oleh Belanda. Sejak saat itu Belanda berhasil menguasai sebagian besar wilayah Maluku. Kedudukan Belanda di Maluku semakin kuat dengan berdirinya VOC pada tahun 1602, dan sejak saat itu Belanda menjadi penguasa tunggal di Maluku. Di bawah kepemimpinan Jan Pieterszoon Coen, Kepala Operasional VOC, perdagangan cengkih di Maluku sepunuh di bawah kendali VOC selama hampir 350 tahun. Untuk keperluan ini VOC tidak segan-segan mengusir pesaingnya; Portugis, Spanyol, dan Inggris. Bahkan puluhan ribu orang Maluku menjadi korban kebrutalan VOC.
kemudian mereka membangun benteng di Ternate tahun 1511, kemudian tahun 1512 membangun Benteng di Amurang Sulawesi Utara. Portugis kalah perang dengan Spanyol maka daerah Sulawesi utara diserahkan dalam kekuasaan Spanyol (1560 hingga 1660). Kerajaan Portugis kemudian dipersatukan dengan Kerajaan Spanyol. (Baca buku :Sejarah Kolonial Portugis di Indonesia, oleh David DS Lumoindong). Abad 17 datang armada dagang VOC (Belanda) yang kemudian berhasil mengusir Portugis dari Ternate, sehingga kemudian Portugis mundur dan menguasai Timor timur (sejak 1515).
Kolonialisme dan Imperialisme mulai merebak di Indonesia sekitar abad ke-15, yaitu diawali dengan pendaratan bangsa Portugis di Malaka dan bangsa Belanda yang dipimpin Cornellis de Houtman pada tahun 1596, untuk mencari sumber rempah-rempah dan berdagang.

 Perlawanan Rakyat terhadap Portugis

Kedatangan bangsa Portugis ke Semenanjung Malaka dan ke Kepulauan Maluku merupakan perintah dari negaranya untuk berdagang.

 Perlawanan Rakyat Malaka terhadap Portugis

Pada tahun 1511, armada Portugis yang dipimpin oleh Albuquerque menyerang Kerajaan Malaka. Untuk menyerang colonial Portugis di Malaka yang terjadi pada tahun 1513 mengalami kegagalan karena kekuatan dan persenjataan Portugis lebih kuat. Pada tahun 1527, armada Demak di bawah pimpinan Fatahillah/Falatehan dapat menguasai Banten,Sunda Kelapa, dan Cirebon. Armada Portugis dapat dihancurkan oleh Fatahillah/Falatehan dan ia kemudian mengganti nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta yang artinya kemenangan besar, yang kemudian menjadi Jakarta.

 Perlawanan rakyat Aceh terhadap Portugis

Mulai tahun 1554 hingga tahun 1555, upaya Portugis tersebut gagal karena Portugis mendapat perlawanan keras dari rakyat Aceh. Pada saat Sultan Iskandar Muda berkuasa, Kerajaan Aceh pernah menyerang Portugis di Malaka pada tahun 1615 dan 1629.

 Perlawanan Rakyat Maluku terhadap Portugis

Bangsa Portugis pertama kali mendarat di Maluku pada tahun 1511. Kedatangan Portugis berikutnya pada tahun 1513. Akan tetapi, Ternate merasa dirugikan oleh Portugis karena keserakahannya dalam memperoleh keuntungan melalui usaha monopoli perdagangan rempah-rempah.
Pada tahun 1533, Sultan Ternate menyerukan kepada seluruh rakyat Maluku untuk mengusir Portugis di Maluku. Pada tahun 1570, rakyat Ternate yang dipimpin oleh Sultan Hairun dapat kembali melakukan perlawanan terhadap bangsa Portugis, namun dapat diperdaya oleh Portugis hingga akhirnya tewas terbunuh di dalam Benteng Duurstede. Selanjutnya dipimpin oleh Sultan Baabullah pada tahun 1574. Portugis diusir yang kemudian bermukim di Pulau Timor.

 Kolonisasi Spanyol

Ferdinand Magelhaens (kadang juga ditulis Ferdinan) Magelan. Karena tokoh inilah, yang memimpin armada yang pertama kali mengelilingi dunia dan membuktikan bahwa bumi bulat, saat itu itu dikenal oleh orang Eropa bumi datar. Dimulainya Kolonisasi berabad-abad oleh Spanyol bersama bangsa Eropa lain, terutama Portugis,Inggris dan Belanda.
Dari Spanyol ke Samudra Pasifik itulah armada Portugis mengarungi Samudra Pasifik, melewati Tanjung Harapan Afrika, menuju Selat Malaka. Dari sini penjelajahan dilanjutkan ke Kepulauan Maluku untuk mencari rempah-rempah, komoditas yang setara emas kala itu.
”Pada abad 16 saat petualangan itu dimulai biasanya para pelaut negeri Katolik itu diberkati oleh pastor dan raja sebelum berlayar melalui samudera.
Pada tanggal 20 September 1519, San Antonio, Concepción, Victoria, dan Santiago—yang terbesar hingga yang terkecil—mengikuti kapal induk Magelhaens, Trinidad, kapal terbesar kedua, seraya mereka berlayar menuju Amerika Selatan. Pada tanggal 13 Desember, mereka mencapai Brasil, dan sambil menatap Pāo de Açúcar, atau Pegunungan Sugarloaf, yang mengesankan, mereka memasuki teluk Rio de Janeiro yang indah untuk perbaikan dan mengisi perbekalan. Kemudian mereka melanjutkan ke selatan ke tempat yang sekarang adalah Argentina, senantiasa mencari-cari el paso, jalur yang sulit ditemukan yang menuju ke samudera lain. Sementara itu, udara semakin dingin dan gunung es mulai tampak. Akhirnya, pada tanggal 31 Maret 1520, Magelhaens memutuskan untuk melewatkan musim salju di pelabuhan San Julián yang dingin.
Pelayaran tersebut kini telah memakan waktu enam kali lebih lama daripada pelayaran Columbus mengarungi Samudra Atlantik yang pertama kali—dan belum terlihat satu selat pun! Semangat juang mereka mulai sedingin cuaca di San Julián, dan pria-pria, termasuk beberapa kapten serta perwira, merasa putus asa dan ingin pulang saja. Tidaklah mengherankan bila terjadi pemberontakan. Namun, berkat tindakan yang cepat dan tegas di pihak Magelhaens, hal itu digagalkan dan dua pemimpin pemberontak tersebut tewas.
Kehadiran kapal asing di pelabuhan pastilah menarik perhatian penduduk lokal yang kuat—dan berbadan besar. Merasa seperti orang kerdil dibandingkan dengan raksasa-raksasa ini, para pengunjung tersebut menyebut daratan itu Patagonia—dari kata Spanyol yang berarti "kaki besar"—hingga hari ini. Mereka juga mengamati 'serigala laut sebesar anak lembu, serta angsa berwarna hitam dan putih yang berenang di bawah air, makan ikan, dan memiliki paruh seperti gagak'. Tentu saja tidak lain tidak bukan adalah anjing laut dan pinguin!
Daerah lintang kutub cenderung mengalami badai yang ganas secara tiba-tiba, dan sebelum musim dingin berakhir, armada itu mengalami korban pertamnya—Santiago yang kecil. Namun, untunglah para awaknya dapat diselamatkan dari kapal yang karam itu. Setelah itu, keempat kapal yang masih bertahan, bagaikan ngengat kecil bersayap yang terpukul di tengah arus laut yang membeku dan tak kunjung reda, berjuang sekuat tenaga menuju ke selatan ke perairan yang semakin dingin—hingga tanggal 21 Oktober. Berlayar di bawah guyuran air hujan yang membeku, semua mata terpaku pada sebuah celah di sebelah barat. El paso? Ya! Akhirnya, mereka berbalik dan memasuki selat yang belakangan dikenal sebagai Selat Magelhaens! Namun, bahkan momen kemenangan ini ternoda. San Antonio dengan sengaja menghilang di tengah jaringan rumit selat itu dan kembali ke Spanyol.
Ketiga kapal yang masih bertahan, diimpit oleh teluk yang sempit di antara tebing-tebing berselimut salju, dengan gigih berlayar melewati selat yang berkelok-kelok itu. Merek mengamati begitu banyaknya api di sebelah selatan, kemungkinan dari perkemahan orang Indian, jadi mereka menyebut daratan itu Tierra del Fuego, “Tanah Api”.
Tiba di Pilipina Magelhaens mengajak para penduduk lokal dan pimpinan mereka untuk memeluk agama Katolik. Tetapi semangatnya juga menjadi bencana, dimana kemudian ia terlibat dalam pertikaian antarsuku. Hanya dengan dibantu kekuatan 60 pria, ia menyerang sekitar 1.500 penduduk pribumi, dengan keyakinan bahwa meskipun harus melawan senapan busur, senapan kuno, namun Tuhan akan menjamin kemenangannya. Akan tetapi yang terjadi adalah Sebaliknya, ia dan sejumlah bawahannya tewas. Magelhaens pada saat itu berusia sekitar 41 tahun. Pigafetta yang setia meratap, 'Mereka membunuh cerminan, penerang, penghibur, dan penuntun sejati kita'. Beberapa hari kemudian, sekitar 27 perwira yang hanya menyaksikan dari kapal mereka, dibunuh oleh para kepala suku yang sebelumnya bersahabat.

Dikarenakan jumlah awak kapal yang tersisa hanya sedikit, sehingga tidak mungkin untuk berlayar menggunakan tiga kapal, mereka kemudian menenggelamkan Concepción dan berlayar dengan dua kapal yang masih tersisa, Trinidad dan Victoria ke tujuan terakhir mereka, yaitu kepulauan Rempah. Setelah ke 2 kapal tersebut diisi penuh dengan rempah-rempah, kemudian kedua kapal itu kembali berlayar secara terpisah. Akan tetapi salah satu dari ke 2 kapal tersebut,Trinidad tertangkap oleh Portugis dan kemudian awak kapalnya dipenjarakan.
Namun, Victoria, di bawah komando mantan pemberontak Juan Sebastián de Elcano, luput. Sambil menghindari semua pelabuhan kecuali satu, mereka mengambil risiko melewati rute Portugal mengelilingi Tanjung Harapan. Namun, tanpa berhenti untuk mengisi perbekalan merupakan strategi yang mahal. Sewaktu mereka akhirnya mencapai Spanyol pada tanggal 6 September 1522—tiga tahun sejak keberangkatan mereka—hanya 18 pria yang sakit dan tidak berdaya yang bertahan hidup. Meskipun demikian, tidak dapat dibantah bahwa merekalah orang pertama yang berlayar mengelilingi bumi. Juan Sebastián de Elcano pun menjadi pahlawan. Sungguh suatu hal yang menakjubkan, muatan rempah Victoria seberat 26 ton menutup ongkos seluruh ekspedisi!
Ketika satu kapal yang selamat, Victoria, kembali ke pelabuhan setelah menyelesaikan perjalanan mengelilingi dunia yang pertama kali, hanya 18 orang laki-laki dari 237 laki-laki yang berada di kapal pada awal keberangkatan. Di antara yang selamat, terdapat dua orang Itali, Antonio Pigafetta dan Martino de Judicibus. Martino de Judicibus (bahasa Spanyol: Martín de Judicibus) adalan orang dari Genoa[1] yang bertindak sebagai Kepala Pelayan. Ia bekerja dengan Ferdinand Magellan pada perjalanan historisnya untuk menemukan rute barat ke Kepulauan Rempah-rempah Indonesia. [2] Sejarah perjalanannya diabadikan dalam pendaftaran nominatif pada Archivo General de Indias di Seville, Spanyol. Nama keluarga ini disebut dengan patronimik Latin yang tepat, yakni: "de Judicibus". Pada awalnya ia ditugaskan pada Caravel Concepción, satu dari lima armada Spanyol milik Magellan. Martino de Judicibus memulai ekspedisi ini dengan gelar kapten. (baca selengkapnya dalam buku "Sejarah Kolonial Spanyol di Indonesia" oleh David DS Lumoindong.

Sebelum menguasai kepulauan Filipina pada 1543, Spanyol menjadikan pulau Manado Tua sebagai tempat persinggahan untuk memperoleh air tawar. Dari pulau tersebut kapal-kapal Spanyol memasuki daratan Sulawesi-Utara melalui sungai Tondano. Hubungan musafir Spanyol dengan penduduk pedalaman terjalin melalui barter ekonomi bermula di Uwuran (sekarang kota Amurang) ditepi sungai Rano I Apo. Perdagangan barter berupa beras, damar, madu dan hasil hutan lainnya dengan ikan dan garam.
Gudang Kopi Manado dan Minahasa menjadi penting bagi Spanyol, karena kesuburan tanahnya dan digunakan Spanyol untuk penanaman kofi yang berasal dari Amerika-Selatan untuk dipasarkan ke daratan Cina. Untuk itu di- bangun Manado sebagai menjadi pusat niaga bagi pedagang Cina yang memasarkan kofi kedaratan Cina. Nama Manado dicantumkan dalam peta dunia oleh ahli peta dunia, Nicolas_Desliens‚ pada 1541. Manado juga menjadi daya tarik masyarakat Cina oleh kofi sebagai komoditi ekspor masyarakat pedalaman Manado dan Minahasa. Para pedagang Cina merintis pengembangan gudang kofi (kini seputar Pasar 45) yang kemudian menjadi daerah pecinan dan pemukiman. Para pendatang dari daratan Cina berbaur dan berasimilasi dengan masyarakat pedalaman hingga terbentuk masyarakat pluralistik di Manado dan Minahasa bersama turunan Spanyol, Portugis dan Belanda.
Kemunculan nama Manado di Sulawesi Utara dengan berbagai kegiatan niaga yang dilakukan Spanyol menjadi daya tarik Portugis sejak memapankan posisinya di Ternate . Untuk itu Portugis melakukan pendekatan mengirim misi Katholik ke tanah Manado dan Minahasa pada 1563 dan mengembangkan agama dan pendidikan Katholik. Lomba Adu Pengaruh di Laut Sulawesi
Antara Minahasa dengan Ternate ada dua pulau kecil bernama Mayu dan Tafure. Kemudian kedua pulau tadi dijadikan pelabuhan transit oleh pelaut Minahasa. Waktu itu terjadi persaingan Portugis dan Spanyol dimana Spanyol merebut kedua pulau tersebut. Pandey asal Tombulu yang menjadi raja di pulau itu lari dengan armada perahunya kembali ke Minahasa, tapi karena musim angin barat lalu terdampar di Gorontalo. Anak lelaki Pandey bernama Potangka melanjutkan perjalanan dan tiba di Ratahan. Di Ratahan, dia diangkat menjadi panglima perang karena dia ahli menembak meriam dan senapan Portugis untuk melawan penyerang dari Mongondouw di wilayah itu. Tahun 1563 diwilayah Ratahan dikenal orang Ternate dengan nama “Watasina” karena ketika diserang armada Kora-kora Ternate untuk menhalau Spanyol dari wilayah itu (buku “De Katholieken en hare Missie” tulisan A.J. Van Aernsbergen). Tahun 1570 Portugis dan Spanyol bersekongkol membunuh raja Ternate sehinga membuat keributan besar di Ternate. Ketika itu banyak pedagang Islam Ternate dan Tidore lari ke Ratahan. Serangan bajak laut meningkat di Ratahan melalui Bentenan, bajak laut menggunakan budak-budak sebagai pendayung. Para budak tawanan bajak laut lari ke Ratahan ketika malam hari armada perahu bajak laut dirusak prajurit Ratahan – Pasan. Kesimpulan sementara yang dapat kita ambil dari kumpulan cerita ini adalah Penduduk asli wilayah ini adalah Touwuntu di wilayah dataran rendah sampai tepi pantai Toulumawak di pegunungan, mereka adalah keturunan Opok Soputan abad ke-tujuh. Nama Opo' Soputan ini muncul lagi sebagai kepala walak wilayah itu abad 16 dengan kepala walak kakak beradik Raliu dan Potangkuman. Penduduk wilayah ini abad 16 berasal dari penduduk asli dan para pendatang dari Tombulu, Tompakewa (Tontemboan),